Tak Ada Bencana yang Mematahkan Semangat: Sako Peduli Hadir untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Kabupaten Lumajang


Lumajang — Di tengah kepanikan akibat erupsi Gunung Semeru yang kembali mengguncang aktivitas warga di wilayah lereng, hadir kepedulian dan aksi nyata dari Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Kabupaten Lumajang. Tim Sako Peduli turun langsung ke lokasi terdampak untuk membantu warga yang rumahnya terkena hujan abu dan material guguran.


Bantuan yang diberikan bukan berupa logistik, tetapi berupa aksi bebersih rumah-rumah yang tertutup abu vulkanik serta membantu mengemas barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Relawan Sako Peduli dengan penuh ketulusan membantu menyapu abu, memindahkan perabot, hingga menenangkan warga yang masih shock akibat kejadian tersebut.


Meski harus bekerja di tengah udara yang masih mengandung abu tipis, para anggota Pramuka tetap sigap dan penuh semangat. Dengan atribut lengkap dan masker, mereka bergerak dari satu rumah ke rumah lain, memastikan warga yang terdampak tidak bekerja sendirian di tengah kepanikan.


Ketua Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Kabupaten Lumajang Kak Mabrur Hasbullah mengatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk pengabdian yang harus dipegang oleh setiap anggota Pramuka. Kami hadir bukan hanya untuk menolong, tetapi untuk memberi kekuatan. Ketika warga merasa kewalahan dan kebingungan, tugas kami adalah hadir sebagai saudara yang memperingan beban mereka.


Warga yang dibantu pun tampak sangat terbantu dengan kehadiran relawan. Kehadiran Sako Peduli menjadi bukti bahwa semangat gotong royong tidak pernah padam, bahkan di tengah bencana. Aksi sederhana seperti bebersih dan membantu mengemas barang menjadi penyemangat besar bagi warga yang sedang berusaha bangkit dari keterkejutan dan rasa trauma.


Dengan semangat persaudaraan dan kepedulian, Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Kabupaten Lumajang meyakini bahwa setiap langkah kecil kebaikan dapat menyulut kembali harapan. Bencana boleh datang, tetapi semangat kebersamaan dan kepedulian tidak akan pernah runtuh.

Penulis :
Abdul Holiq



















Post a Comment

Lebih baru Lebih lama